Home > Surat Bukti Pencatatan Perkawinan di Luar Negeri

Surat Bukti Pencatatan Perkawinan di Luar Negeri

SURAT BUKTI PENCATATAN PERKAWINAN DI LUAR NEGERI

UU No. 23 tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan, Paragraf 2 Pencatatan Perkawinan di luar Wilayah Negara Kesatuan  Republik Indonesia, Pasal 37:

  1. Perkawinan Warga Negara Indonesia diluar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia wajib dicatatkan pada instansi yang berwenang di negara setempat dan dilaporkan pada Perwakilan Republik Indonesia.
  2. Apabila negara setempat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak menyelenggarakan pencatatan perkawinan bagi Orang Asing, pencatatan dilakukan pada Perwakilan Republik Indonesia setempat.
  3. Perwakilan Republik Indonesia sebagaimana dimaksud pada ayat (2) mencatat peristiwa perkawinan dalam Register Akta Perkawinan dan menerbitkan Kutipan Akta Perkawinan.
  4. Pencatatan perkawinan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) dilaporkan oleh yang bersangkutan kepada Instansi Pelaksana di tempat tinggalnya paling lambat 30 (tiga puluh) hari sejak yang bersangkutan kernbali ke Indonesia.

WNI yang melaksanakan perkawinan yang sah di Luar Negeri, dapat mengajukan permohonan untuk memperoleh Surat Bukti Pencatatan Perkawinan di Luar Negeri, dengan memenuhi persyaratan sbb :

  1. Mengisi lengkap surat permohonan (Download Formulir).
    Lengkapi setiap kolom pertanyaan dengan informasi yang benar. Sekiranya ada yang belum jelas, silahkan hubungi KBRI Oslo untuk informasi lebih lanjut.
  2. Fotokopi Akta Perkawinan (Vigselsattest).
  3. Fotokopi paspor suami dan isteri.
    Khusus pada halaman paspor yang berisi biodata
  4. Fotokopi Akta Kelahiran suami dan isteri.
  5. 2 lembar foto berwarna pasangan berdampingan.
    Ukuran foto adalah 4×6, dengan latar belakang putih. Petugas berhak meminta kembali kepada pemohon untuk melengkapi kembali pas foto yang dianggap masih belum memenuhi persyaratan, seperti kualitas, ukuran foto dan lain-lain. SONY DSC
  6. Permohonan tidak dipungut biaya (gratis)
  7. Melampirkan perangko dan amplop balasan, bila permohonan dilakukan via pos

Catatan: Surat bukti pencatatan perkawinan ini bukan merupakan Akta Perkawinan.