Home > Berita KBRI > RI-Norwegia Terus Perkuat Kemitraan dalam Perlindungan Hutan (II)

RI-Norwegia Terus Perkuat Kemitraan dalam Perlindungan Hutan (II)

Indonesia dan Norwegia akan terus memperkuat kemitraan kedua negara dalam upaya-upaya pengurangan emisi akibat dari penggundulan dan kerusakan hutan.  Norwegia menegaskan apresiasi PM Erna Solberg atas berbagai langkah regulasi yang diambil oleh Pemerintah Presiden Joko Widodo.

Menteri LH dan Iklim Norwegia Vidar Helgesen mengemukakan hal tersebut pada saat menerima Delegasi Indonesia yang terdiri dari Kepala Badan Restorasi Gambut, Nazir Foead, Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian LHK, Nur Masripatin dan Duta Besar RI untuk Norwegia, Yuwono A. Putranto di kantor Kementerian LH dan Iklim Norwegia, Oslo, Norwegia hari ini (15/06).

Dalam kesempatan itu, Delegasi Indonesia menyampaikan berbagai kemajuan mengenai perlindungan hutan di tanah air, diantaranya melalui kebijakan moratorium izin usaha lahan gambut, pertambangan dan kelapa sawit.

Delegasi Indonesia juga menjelaskan mengenai langkah-langkah di tingkat nasional yang ditempuh Pemerintah dalam menindaklanjuti Persetujuan Iklim di Paris dalam kerangka kemitraan bilateral RI-Norwegia di bidang REDD+.

Pertemuan ini dilaksanakan di sela-sela Konferensi Oslo REDD Exchange 2016, forum terbesar di dunia yang mengumpulkan 500 pemangku kepentingan global dalam pembahasan pengurangan emisi dari penggundulan dan perusakan hutan (REDD+) di Oslo, Norwegia, 14-15 Juni 2016.

Menteri Vidar sangat antusias ingin melihat capaian-capaian dalam perkembangan positif yang dilakukan Pemerintah Indonesia. Ditambahkannya mengenai keinginan kuat Pemerintah Norwegia untuk dapat segera merealisasikan pledge-nya dalam kemitraan REDD+ kedua negara.

Sebelumnya pertemuan dengan Menteri Vidar, Kepala Badan Restorasi Gambut dan Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian LHK bersama dengan tamu-tamu kehormatan konferensi lainnya melakukan kunjungan kehormatan ke Parlemen Norwegia.

Indonesia dan Norwegia memiliki kemitraan bilateral di bidang REDD+ yang disepakati tahun 2010 dan akan berlangsung hingga 2020. Hubungan kedua negara di bidang kerja sama LH dan Kehutanan sangat intensif dalam beberapa tahun belakangan. Pada bulan September 2015, Menteri LHK RI, Siti Nurbaya melakukan kunjungan kerja ke Norwegia. Kunjungan itu dibalas oleh Menteri LH dan Iklim Norwegia Vidar Helgesen yang melawat ke Indonesia pada bulan Februari 2016. (Sumber : KBRI Oslo, 15062016)

Foto bersama dengan Bapak Duta Besar RI Oslo

Diskusi Bersama