Home > Berita KBRI > Kuliner Minangkabau Sukses di Wisma Duta RI Oslo

Kuliner Minangkabau Sukses di Wisma Duta RI Oslo

Keanggunan Tari Pasambahan membuka gathering yang dibalut dengan tema: West Sumatera – Cultural Performances and Culinary di Wisma Duta Indonesia, Oslo, Norwegia, pada Senin sore tanggal 16 Januari 2017. Gubernur Provinsi Sumatera Barat, Irwan Prayitno, memboyong langsung seluruh anggota tim misi investasi dan budaya Sumatera Barat ke Wisma Duta, sehari setelah pelaksanaan pameran Reiselivsmessen 2017 tanggal 13-15 Januari 2017 di Oslo. Acara ini dikemas secara khusus dengan mengundang tamu-tamu yang berhubungan erat dengan dunia kuliner dan pariwisata serta pecinta Indonesia di Norwegia, diantaranya International Forum (woman’s club di Oslo), Museum Group, Jurnalis, Travel Writer, Travel Photographer, Travel Agent, Travel Blogger, Food Blogger, Seniman, dan Akademisi. Di samping itu juga hadir sejumlah Istri Duta Besar asing di Oslo.

Gubernur Irwan Prayitno dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas upaya Duta Besar RI untuk Kerajaan Norwegia, Yuwono A. Putranto, bersama jajarannya yang secara gencar mempromosikan potensi-potensi Sumatera Barat, baik investasi maupun budaya di Norwegia. Gubernur juga secara singkat memberikan informasi mengenai keindahan alam Sumatera Barat kepada para tamu undangan dan mengajak untuk melihat secara langsung potensi-potensi dan keindahan tersebut melalui kunjungan ke Sumatera Barat.

Ajang promosi yang diselenggarakan secara berturut-turut sejak dimulainya pameran Reiselivsmessen 2017 ini, merupakan komitmen kuat KBRI Oslo untuk terus meningkatkan kehadiran Indonesia di Norwegia melalui diplomasi kebudayaan. Gathering ini diadakan dengan format yang sedikit berbeda dengan kegiatan diplomasi kebudayaan sebelumnya yang pernah dilakukan KBRI Oslo.

“Pada acara di Wisma Duta ini, kami mengundang para tamu untuk menyaksikan dari dekat kuliner Minangkabau yang juga dimeriahkan oleh tim kesenian yang kuat. Dengan juru masak dan bumbu-bumbu yang didatangkan langsung dari Padang, kami ingin memperkenalkan kuliner Minangkabau rasa autentik yang tetap dapat diterima serta dinikmati lidah publik Norwegia, dan ternyata berhasil,” ucap Dubes Yuwono.

Tim kuliner Pemprov Sumatera Barat dipimpin langsung oleh juru masak Iswarni dari Kabupaten Padang Pariaman, yang juga merupakan pemilik restauran Inyak di Padang.

Pada sore hari tersebut, para tamu undangan diperkenalkan mengenai kekhasan kuliner Minangkabau dan juga diperlihatkan video presentasi cara memasak Rendang. Para tamu undangan kemudian diajak untuk mencicipi secara langsung kuliner Minangkabau setelah rangkaian acara gathering tersebut selesai. Rendang, Udang Balado dan Sate Padang menjadi bintang utama selain suguhan berbagai penganan khas Indonesia lainnya.

Sajian yang disuguhkan oleh tim kuliner dan chef Wisma Duta pun ludes disantap oleh para tamu undangan. Meskipun hampir semua menu disajikan dengan rasa pedas yang autentik layaknya nasi Padang yang dibuat di tanah air, namun para tamu yang sebagian besar adalah counterpart Norwegia terlihat menikmati hidangan tersebut. Berbagai komplimen mengenai kuliner tersebut juga disampaikan oleh tamu yang hadir.

Salah satu tamu, Per Hammerstad, travel writer dan juga salah satu penulis buku A Journey to Komodo menyampaikan apresiasinya terhadap acara promosi Sumatera Barat ini. Setelah mengikuti serangkaian kegiatan promosi, yang bersangkutan menyampaikan rencananya bersama istri untuk mengunjungi dan meng-explore Indonesia, termasuk Sumatera Barat, selama kurun waktu 2-3 tahun dan akan menuangkan pengalamannya secara tertulis.

Tim kesenian dari Sanggar Tari Syofyani’s Dance and Music Ensemble Padang di bawah pimpinan Sofi Yuanita yang mendukung acara ini, menyuguhkan sebanyak tiga tarian yang ditampilkan oleh Farhana, Febri Martalina, Ghina Irfani Ade Pratiwi, Muhammad Harfi Admiral, Andre Pradipja dan Muhammad Denggano Djiwana. Tiga tarian yaitu Tari Pasambahan, Tari Indang dan Tari Piring ditampilkan dengan kostum yang sangat indah, gerakan tarian yang elegan, disambut dengan hangat oleh para tamu.

Kegiatan promosi budaya seperti ini, dengan fokus diplomasi kuliner, diharapkan selain semakin memperkuat keberadaan Indonesia di Norwegia, juga akan membuka peluang untuk memasarkan kuliner Indonesia di Norwegia.

“Melalui kegiatan ini, yang secara khusus mengundang tamu-tamu yang terkait dengan dunia kuliner dan pariwisata, harapan saya adalah mereka akan mengetahui dan mengenal lebih dekat kuliner dan budaya Indonesia, untuk kemudian menyebarluaskan melalui tulisan-tulisannya di media cetak, online/ social media, TV, yang pada gilirannya akan memperluas jaringan promosi Indonesia di Norwegia. KBRI Oslo berkomitmen penuh untuk terus bekerja sama dengan seluruh pemerintah daerah dalam rangka mempromosikan Indonesia dan membuka peluang kerja sama antara pemerintah daerah dengan pihak-pihak terkait di Norwegia dan Islandia. Sekarang ini kami bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, ke depannya, KBRI Oslo mengharapkan dukungan dan partisipasi dari pemerintah daerah lainnya,“ ujar Dubes Yuwono.

Kegiatan gathering yang merupakan kerja sama KBRI Oslo dengan Pemprov Sumatera Barat ini merupakan kegiatan terakhir dari rangkaian misi investasi, budaya dan kuliner Pemprov Sumatera Barat ke Norwegia.(KBRI Oslo, 17 Januari 2017)

R1

R2

R3

R4

R5