Home > Berita KBRI > Kopi Indonesia Ramaikan Anjungan ASEAN di Oslo

Kopi Indonesia Ramaikan Anjungan ASEAN di Oslo

KBRI Oslo beserta empat Kedutaan Besar negara anggota ASEAN di Oslo, yaitu Filipina, Myanmar, Thailand dan Viet Nam telah turut meramaikan acara Språk- og Kulturfestivalen (Festival Bahasa dan Budaya) yang diselenggarakan di pusat keramaian Rådhusplassen, yang terletak di depan Gedung Balai Kota Oslo, Norwegia, pada hari Sabtu tanggal 21 Mei 2016. Partisipasi KBRI Oslo kali ini dilakukan bersama dengan keempat Kedutaan Besar lainnya dalam satu booth besar, yaitu Anjungan ASEAN sebagai suatu bentuk kerja sama dan promosi bersama sebagai satu kesatuan ASEAN.

Festival tahunan Språk og Kulturfestivalen merupakan puncak dari berbagai kegiatan lomba bagi anak, seperti lomba puisi, lomba menyanyi, dan lomba melukis yang diselenggarakan oleh Asosiasi Budaya dan Pendidikan Oslo (OKUF) bekerja sama dengan organisasi Mangfold Huset (Diversity House) dan organisasi masyarakat keturunan Turki. Konsep festival ini adalah untuk menjembatani keragaman budaya dan bahasa dalam masyarakat Norwegia yang semakin multikultural. Tahun 2016 merupakan tahun ke-10 dari festival ini.

Duta Besar RI untuk Norwegia, Yuwono A. Putranto, yang juga merupakan chair dari ASEAN Committee in Oslo (ACO) pada periode pertama tahun 2016, menyampaikan bahwa kegiatan bersama ini merupakan komitmen ACO untuk meningkatkan kehadiran ASEAN di Norwegia dan juga untuk mendiseminasikan mengenai Masyarakat ASEAN kepada publik Norwegia dan kepada komunitas asing yang berada di Norwegia.

“Masyarakat Norwegia semakin multikultur, dan Pemerintah Norwegia terus memperkuat kesadaran multikultur dan toleransi warganya. Festival ini merupakan salah satu kegiatan yang sangat baik serta positif untuk mendukung tujuan tersebut. Dengan partisipasi bersama seperti ini, kita dapat menunjukkan kepada masyarakat Norwegia bahwa ASEAN merupakan suatu masyarakat multikultur yang dapat hidup berdampingan secara damai dan bekerja sama dengan baik, sesuai visi ASEAN ‘one caring and sharing community’,” ucap Dubes Yuwono.

Anjungan ASEAN pada festival ini mengusung berbagai koleksi seni dan budaya dari kelima  Kedutaan Besar negara ASEAN di Oslo, serta mempromosikan potensi wisata  masing-masing melalui brosur-brosur dan banner. Selain itu, mewakili ASEAN, Indonesia dan Thailand juga mempersembahkan pertunjukan tari tradisional di panggung utama yang mendapatkan sambutan hangat dari para hadirin.

Anjungan ASEAN yang dipadati pengunjung bahkan dari sebelum acara dimulai hingga pada akhir acara juga menawarkan berbagai penganan dan minuman sebagai upaya promosi kuliner ASEAN. Indonesia menawarkan salah satu kopi terbaiknya yaitu kopi Java Preanger dan permen kopi, disertai jus rosella dan jus serai Thailand, dried mango Filipina, sticky rice cake Myanmar dan spring roll dari Viet Nam, yang semuanya habis tak bersisa.

Partisipasi ASEAN juga mendapatkan sambutan sangat baik dari panitia. “Kami sangat berterima kasih atas partisipasi Kedutaan Besar negara-negara anggota ASEAN di Oslo secara bersama ini, yang telah memberikan kemeriahan dan warna yang istimewa pada perayaan festival ke-10 ini. Kami harap, kerja sama yang baik ini dapat diteruskan ke depannya,” ucap Mete Seymen, koordinator festival tersebut.

Selain ASEAN, festival ini juga diramaikan oleh 31 (tiga puluh satu) perwakilan negara lainnya, diantaranya Azerbaijan, Bosnia, Bulgaria, Georgia, Guatemala, Irak, Jepang, Kazakhstan, Kroasia, Latvia, Libanon, Libya, Meksiko, Mesir, Maroko, Norwegia, Palestina, Portugal, RRT, Rumania, Rusia, Rwanda, Serbia, Spanyol, Sri Lanka, Sudan, Syria, Tunisia, Turki, Ukraina, dan Venezuela.

ASEAN Committee in Oslo juga akan kembali bekerja sama dalam berbagai kegiatan lainnya di Norwegia, diantaranya pada festival anak terbesar di Norwegia, Stoppested Verden pada awal Juni 2016 dan ASEAN Cultural Night 2016 yang direncanakan pada bulan Agustus 2016. (Sumber : KBRI Oslo, 22 Mei 2016)

Booth ASEANAnjungan Negara ASEAN

Suasana Festival Språk og KulturfestivalenSuasana Festival Tahunan Språk og Kulturfestivalen

Tarian IndonesiaTarian Indonesia