Home > News > KBRI Oslo Kembali Meriahkan Festival Bahasa dan Budaya di Norwegia

KBRI Oslo Kembali Meriahkan Festival Bahasa dan Budaya di Norwegia

KBRI Oslo kembali berpartisipasi pada Festival Budaya dan Bahasa (Språk og Kultur Festivalen) 2018 yang tahun ini diselenggarakan di 2 kota, yaitu Trondheim pada tanggal 15 September 2018 dan Oslo pada tanggal 22 September 2018. Partisipasi KBRI Oslo ini merupakan yang ke-6 kalinya sejak tahun 2013. Dalam festival tersebut, KBRI Oslo tidak hanya memperkenalkan budaya Indonesia, tetapi juga bahasa dan kuliner Indonesia kepada masyarakat di Trondheim dan di Oslo.

Festival tahunan Språk og Kulturfestivalen merupakan puncak dari berbagai kegiatan lomba bagi anak, seperti lomba puisi, lomba menyanyi, dan lomba melukis yang diselenggarakan oleh Asosiasi Budaya dan Pendidikan Oslo (OKUF) bekerja sama dengan organisasi Mangfold Huset (Diversity House) dan organisasi masyarakat keturunan Turki. Konsep festival ini adalah untuk menjembatani keragaman budaya dan bahasa dalam masyarakat Norwegia yang semakin multikultural. Tahun 2018 merupakan tahun ke-12 dari festival ini.

Pada kegiatan Festival Språk og Kultur Festivalen 2018 yang dilangsungkan di Trondheim, KBRI Oslo bergabung bersama organisasi pelajar Indonesia di Trondheim dan komunitas masyarakat Indonesia di Trondheim mengisi anjungan budaya Indonesia serta menjual berbagai kuliner khas Indonesia, seperti gado-gado, sate ayam, dan es cendol. Pengunjung festival juga turut dihibur oleh penampilan Tari Pakarena dan Tari Kembang Tanjung dan Tari Bajidor Kahot yang dibawakan oleh Tim Tari Anak Indonesia, yang merupakan tim tari binaan KBRI Oslo. Pengunjung Anjungan Indonesia juga semakin dimanjakan oleh adanya pembagian sample kopi dan teh kemasan khas Indonesia, Nu Green Tea.

Cuaca yang hujan dan dingin tidak menyurutkan minat pengunjung festival untuk mendatangi Indonesia. Banyak pengunjung yang berasal dari Norwegia maupun negara lain hadir dan bertanya informasi mengenai budaya dan pariwisata di Indonesia. Pengunjung festival yang mencicipi kuliner Indonesia juga menyatakan kekaguman mereka terhadap rasa makanan Indonesia yang enak dan kaya akan bumbu.

Sementara itu, keikutsertaan KBRI Oslo pada Festival Språk og Kultur Festivalen 2018 di Oslo tidak terlepas dari kerja sama antara KBRI Oslo dengan ASEAN Committee in Oslo (ACO). Partisipasi KBRI Oslo kali ini kembali dilakukan bersama dengan keempat Kedutaan Besar negara ASEAN lainnya, yaitu Filipina, Thailand, Myanmar, dan Vietnam dalam satu booth besar, yaitu Anjungan ASEAN sebagai suatu bentuk kerja sama dan promosi bersama sebagai satu kesatuan ASEAN. Selain itu, KBRI Oslo juga bekerja sama dengan Kedutaan Besar Filipina mengisi anjungan kuliner.

Anjungan ASEAN pada festival ini kembali mengusung berbagai koleksi seni dan budaya dari kelima  Kedutaan Besar negara ASEAN di Oslo, serta mempromosikan potensi wisata  masing-masing melalui brosur-brosur dan banner. Selain itu, Anjungan ASEAN juga kembali mempromosikan produk kuliner kepada para pengunjung festival. Panganan dan minuman yang dipromosikan KBRI Oslo, seperti kue lapis legit, permen jahe, kopi, dan teh kemasan menjadi salah satu unggulan yang ditawarkan oleh Anjungan ASEAN.

Selain memperkenalkan ASEAN melalui Anjungan ASEAN, seluruh negara anggota ASEAN juga menampilkan sejumlah pertunjukkan. Penampilan Tim Tari Anak Indonesia yang membawakan Tarian Kembang Tanjung dan Tari Bajidor Kahot serta penampilan Tim Tari Krama Bali, sebuah organisasi masyarakat Bali yang berdomisili di Norwegia yang membawakan Tari Sekar Jagat berhasil memukau para pengunjung festival yang hadir.

Selain ASEAN, festival ini juga diramaikan oleh lebih dari 50 perwakilan negara lainnya, diantaranya Algeria, Bangladesh, Bulgaria, Brazil, Chili, Estonia, Georgia, Hungaria, India, Kazakhstan, Kolombia, Latvia, Lithuania, Meksiko, Moroko, Nepal, Pakistan, Paraguay, Rumania, Rwanda, Rusia, RRT, Sri Lanka, Senegal, Sudan, Serbia, Tunisia, Ukraina, Venezuela.

Oslo, 26 September 2018